3 konsep inti "Pemimpin Multiplikasi" dipasangkan dengan skenario kehidupan nyata untuk Anda pahami dalam hitungan detik
Beberapa pemimpin membuat tim menjadi bodoh, dan beberapa pemimpin membuat tim menjadi pintar.
Terakhir diperbarui:2026-02-18
tentang buku ini
| Judul buku | Pengganda pemimpin multiplikatif |
| pengarang | Liz Wiseman |
| jenis | 領導管理 |
Beberapa pemimpin membuat tim menjadi bodoh, dan beberapa pemimpin membuat tim menjadi pintar.
Mengapa buku ini layak dibaca?
- ★ "Pemimpin Multiplikatif" menggandakan kemampuan setiap orang
- ★ Pemimpin yang paling cerdas seringkali merupakan pemimpin yang terburuk
- ★ Mengajukan pertanyaan lebih bersifat mendidik daripada memberikan jawaban
Daftar isi
1. "Pemimpin Multiplikatif" menggandakan kemampuan setiap orang
Pemimpin yang multiplikatif bukanlah orang yang paling pintar, tapi orang yang membuat semua orang menjadi lebih pintar. Betapapun pintarnya seorang pemimpin, total output tim tidak akan tinggi.
-
Adegan sebenarnya
Anda membagikan analisis Anda yang luar biasa pada pertemuan tersebut, dan semua orang berkata "Wow, itu luar biasa" dan kemudian berhenti berbicara. Sebaliknya, jika Anda bertanya, "Bagaimana menurut Anda? Adakah yang belum terpikirkan oleh saya?" kebijaksanaan tim dilepaskan.
2. Pemimpin yang paling cerdas seringkali merupakan pemimpin yang terburuk
Karena mereka melakukan segalanya sendiri, berpikir sendiri, dan memutuskan sendiri. Tim menjadi mesin eksekusi tanpa berpikir.
-
Adegan sebenarnya
Anda menulis rencana pengujian yang sempurna dan tim hanya bertanggung jawab untuk melaksanakannya. Itu efisien di permukaan, tetapi tim tidak berkembang. Suatu hari Anda mengambil cuti dan seluruh tim tidak tahu bagaimana mengambil keputusan. Anda tidak memimpin sebuah tim, Anda bekerja sebagai tim yang terdiri dari satu orang.
3. Mengajukan pertanyaan lebih bersifat mendidik daripada memberikan jawaban
Setiap kali Anda memberikan jawaban langsung, Anda kehilangan kesempatan untuk mengembangkan tim Anda. Tanyakan, “Bagaimana menurut Anda?” Biarkan mereka berlatih berpikir.
-
Adegan sebenarnya
Anggota tim bertanya "Haruskah bug ini dibuka sebagai P1 atau P2?" Anda hanya mengatakan P1. Sebaliknya, tanyakan, "Menurut Anda, seberapa besar dampaknya terhadap pengguna?" Biarkan dia membuat penilaiannya sendiri. Sekalipun dia salah, proses koreksinya adalah pembelajaran.
Fokus pada pengorganisasian
- 1 "Pemimpin Multiplikatif" menggandakan kemampuan setiap orang
- 2 Pemimpin yang paling cerdas seringkali merupakan pemimpin yang terburuk
- 3 Mengajukan pertanyaan lebih bersifat mendidik daripada memberikan jawaban
Tautan terkait
Tas malas terkait
"Life 3.0" 3 konsep inti, dipadukan dengan skenario kehidupan nyata untuk Anda pahami secara instan
Profesor MIT membahas masa depan umat manusia di era AI.
"Panduan Penulisan Nonfiksi" 3 konsep inti, dipasangkan dengan skenario kehidupan nyata untuk Anda pahami dalam hitungan detik
Tulisan yang baik bukanlah tentang bakat, ini tentang menghilangkan kata-kata yang tidak perlu.
"Teknik Negosiasi FBI" 3 konsep inti, dipadukan dengan skenario kehidupan nyata untuk Anda pahami dalam hitungan detik
Teknik negosiasi praktis yang diajarkan oleh mantan negosiator sandera FBI.
Pernyataan umum
Informasi yang disediakan di situs ini hanya untuk referensi, dan kelengkapan serta keakuratannya tidak dijamin. Pengguna harus membuat penilaian sendiri mengenai penerapan informasi.