Stasiun Alat No.9
Kembali ke daftar

3 konsep inti "Komunikasi Tanpa Kekerasan", dikombinasikan dengan skenario kehidupan nyata, memungkinkan Anda memahaminya dalam hitungan detik

Mengekspresikan kebutuhan tanpa menghakimi adalah teknik komunikasi terkuat.

komunikasi tanpa kekerasan Komunikasi Tanpa Kekerasan Komunikasi dan Negosiasi Marshall Rosenberg

Terakhir diperbarui:2026-02-18

📘

tentang buku ini

Judul buku Komunikasi Tanpa Kekerasan
komunikasi tanpa kekerasan
pengarang Marshall Rosenberg
jenis 溝通談判

Mengekspresikan kebutuhan tanpa menghakimi adalah teknik komunikasi terkuat.

Mengapa buku ini layak dibaca?

  • Amati → Rasakan → Kebutuhan → Permintaan, empat langkah saja sudah cukup
  • Bedakan antara "pengamatan" dan "penilaian"
  • Saat Anda mendengar kritik, dengarkan kebutuhan di baliknya

1. Amati → Rasakan → Kebutuhan → Permintaan, empat langkah saja sudah cukup

Ubah "Kamu selalu terlambat" menjadi "Kamu tiba setelah jam 10 tiga kali minggu ini (observasi). Saya merasa sedikit khawatir (perasaan) karena saya perlu sinkronisasi tim tepat waktu (perlu). Bisakah Anda memberi tahu saya tentang situasinya (permintaan)?"

  • Adegan sebenarnya

    Separuh lainnya tidak mencuci piring. Versi kekerasan: "Kamu tidak pernah mengerjakan pekerjaan rumah!" Versi tanpa kekerasan: "Saya melihat mangkuk di wastafel masih ada. Saya merasa sedikit lelah karena butuh bantuan. Bisakah Anda mencucinya nanti?" Efeknya sangat berbeda.

2. Bedakan antara "pengamatan" dan "penilaian"

"Kamu terlambat" adalah sebuah pengamatan, "Kamu tidak menghargai waktuku" adalah sebuah penilaian. Penghakiman membuat orang lain bersikap defensif, sedangkan observasi tidak.

  • Adegan sebenarnya

    Selama peninjauan kode, jangan katakan "Paragraf ini ditulis dengan buruk" (penilaian), katakan "Saya sudah membaca paragraf ini tiga kali dan masih belum memahami logikanya. Bisakah Anda menjelaskannya kepada saya?" (pengamatan + permintaan).

3. Saat Anda mendengar kritik, dengarkan kebutuhan di baliknya

Ketika seseorang menyerang Anda, mereka mengungkapkan kebutuhan yang tidak terpenuhi dengan cara yang buruk. Pahami bahwa kebutuhan dan percakapan bisa mengarah ke arah yang berbeda.

  • Adegan sebenarnya

    Bosnya berkata, "Laporan Anda ini sama sekali tidak memadai." Kebutuhannya mungkin berupa "Saya membutuhkan sesuatu yang dapat digunakan langsung untuk dilaporkan kepada pelanggan". Menanyakan “Menurut Anda bagian mana yang perlu disesuaikan, saya akan segera mengubahnya” 100 kali lebih efektif daripada bertahan.

Fokus pada pengorganisasian

  • 1 Amati → Rasakan → Kebutuhan → Permintaan, empat langkah saja sudah cukup
  • 2 Bedakan antara "pengamatan" dan "penilaian"
  • 3 Saat Anda mendengar kritik, dengarkan kebutuhan di baliknya
ℹ️

Pernyataan umum

Informasi yang disediakan di situs ini hanya untuk referensi, dan kelengkapan serta keakuratannya tidak dijamin. Pengguna harus membuat penilaian sendiri mengenai penerapan informasi.

Masukan